Kepada seluruh masyarakat Kab. Sinjai, disampaikan bahwa apabila dalam jangka 2 (dua) hari sampah tidak diangkut oleh petugas kebersihan, harap menghubungi "Layanan Aduan Seksi Pengangkutan Sampah" dinomor 0823 3692 3760

Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai

Jembatan Tui Segera Dibangun

Jembatan Tui sepanjang 90 meter dan lebar 6,5 meter yang menghubungkan antara Kecamatan Sinjai Utara dan Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai akan segera dibangun pada 2014 ini.
Kepala Seksi Sarana Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sinjai, Muh. Saleh, mengatakan bahwa pembangunan jembatan permanen di Tui ini akan segera ditenderkan.

“Nilai total anggaran pembangunan jembatan Tui ini menelan anggaran kurang lebih Rp 7,9 milyar yang bersumber dari APBD, dan untuk tahap awal akan dianggarkan Rp 3 milyar lebih untuk tahun 2014 ini, sedangkan sisanya akan dianggarkan pada tahun anggaran 2015,” ujarnya.
Terkait dengan lama pekerjaan jembatan tersebut nantinya, Saleh mengatakan pekerjaan jembatan tersebut akan dikerjakan selama 15 bulan atau tahun anggaran 2014 dan Anggaran 2015.
Di sisi lain, pembangunan jembatan Tui ini akan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena masyarakat Sinjai Timur yang hendak ke Sinjai Utara atau sebaliknya akan lebih dekat atau menghemat perjalanan sekitar 5 kilometer.

Jalan Rusak di Sinjai Terkendala Anggaran

Di Kabupaten Sinjai terdapat ratusan kilometer jalan rusak. Jalan rusak tersebut terdapat di sembilan kecamatan di Kabupaten Sinjai saat ini. Oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) di Kabupaten Sinjai menyampaikan terdapat dua kategori jalan rusak di Sinjai. Kategori sedang dan rusak parah. Kategori rusak sedang terdapat sekitar 621,4 kilometer. Dan Kategori rusak parah 168,6 kilometer.
Menurut Kepala Seksi Survei dan Legel, Dinas PU Ahmad Hamdan mengungkapkan bahwa dari jumlah kerusakan tersebut hanya separuh yang mampu dikerjakan oleh pemerintah daerah. Sebab jumlah anggaran di Kabupaten Sinjai masih terbatas saat ini. " Tahun 2014, Pemkab Sinjai hanya menargetkan 30 kilometer yang mampu di danai APBD. Memang terbatas karena anggaran kita belum memadai, sehingga Pemerintah  mengerjakan secara bertahap," kata Ahmad Hamdan.

Diungkapkan bahwa dana yang tersedia saat ini untuk pembangunan peningkatan jalan sebesar Rp 7 miliar,  pembangunan jembatan Rp 8 miliar, pemeliharaan jalan dan jembatan Rp 2,5 miliar. Pihak PU Sinjai juga mengungkapkan bahwa diperkirakan proses pekerjaan setelah plaksanaan survei Maret nanti.


Jalan tahun ini yang rusak parah adalah poros Karumassing-Bijinangka, Kecamatan Sinjai Borong-Sinjai Selatan. Patalassang-Aska, Sinjai Timur, beberapa diantaranya di terdapat di Kecamatan Sinjai Utara, poros Honto-Cappabulu, Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan dan sejumlah jalan desa dan kabupaten lainnya.


Ahmad Hamdan mengungkapkan bahwa salah satu penyebab rusaknya jalan di Sinjai karena faktor hujan, dan berat kendaraan yang melewati jalan tidak seimbang. Namun Hamdan tidak menyampaikan penyabab lain seperti buruknya hasil pekerjaan dari rekanan. Padahal menurut Salah seorang aktivis  Koalisi Masyarakat Sipil Muh Arif mengatakan bahwa tak hanya akibat cuaca dan berat mobil yang tidak seimbang dengan jalan yang ada.


" Bukan cuma masalah cuaca tetapi mental sebagian besar rekanan yang mengerjakan jalan perlu dibenahi. Karena telah banyak pekerja yang mengerjakan asal-asalan, sehingga umur jalan tidak bertahan lama" kata Muh Arif.


Selain itu, dia juga mengharapkan Pengawasan dari pihak Pemkab agar pekerja yang demikian dapat disanksi sehingga tidak merugikan keuangan negara dan rakyat. " Banyak yang terjadi di Sinjai, umur jalan baru setahun tetapi sudah rusak, mental seperti ini harus diselamatkan," harap Arif.
 
Jalan Lamatti No. 1 Kab. Sinjai
Prov. Sulawesi Selatan, Kode Pos 92615
Telp. ((0482) 21049 / 21490
Email : dinaspusinjai@gmail.com